Selasa, 28-Sep-2021

Senin, 26/07/2021 Pendidikan 72 hits

Kepala Puskesmas Kecamatan Cilograng

Cilograng (26/7) Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kesehatan Kecamatan Cilograng upayakan percepatan vaksinasi bagi pelajar, yang salah satunya bertempat di SMK Plus Miftahul Ihsan Cilograng, sejak tanggal 22 - 24 Juni 2021.

Upaya ini dilakukan dengan masuknya tahun ajaran baru yang dimulai diminggu ketiga Juli 2021, dimana untuk pelaksaannya sendiri, kegiatan ini diselengarakan selama tiga hari, yaitu dari hari kamis yang dikhususkan untuk pelajar kelas 12, dikarenakan pada awal Agustus akan diselngarakannya program Praktek Kerja Industri yang berlokasi di Kota Serang, Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Sukabumi, sementara untuk hari jumat diperuntukan untuk siswa kelas XI dan siswa baru atau kelas X di hari sabtu dan sebagiannya lagi akan dilaksanakan senin ini.

Tatang Kusmana, selaku Kepala Puskesmas Kecamatan Cilograng ketika dihubungi suaramedia.id mengatakan, ada sekala kelompok prioritas yang menjadi sasaran utama kegaiatan vaksinasi ini yaitu usia lansia, dikarenakan pada kelompok ini sangat rentan terpapar Covid-19, selain itu juga kelompok prioritas lainnya yang sudah terealisasikan adalah kelompok pelayan publik dan kemudian berlanjut ke kelompok usia sekolah.

Baca juga: PPDB SMK YASMI SUKSES SELENGARAKAN MPLS VIRTUAL 2021

Pelaksanaan kegiatan vaksinasi kali ini bukan tanpa kendala maraknya HOAX yang beredar di media sosial akhir-akhir ini, yang simpang siur terkait vaksinasi, sehingga diperlukannya pendekatan secara khusus dan terus-terusan kepada masyarakat untuk memberikan informasi yang sebenranya.

“Untuk kegiatan vaksinasi usia pelajar ini, sesuai penjadwalan sekarang itu untuk usia pelajar 12-18 tahun dan kita berkoordinasi secara intens dengan pihak SMK dan kebetulan SMK Yasmi adalah lokasi yang paling dekat dengan puskesmas dan komunikasinya juga lebih cepat sehingga kita dahulukan,” ujarnya.

Ditempat terpisah, Kepala sekolah SMK Yasmi Cilograng Saepul Azis Permana juga mengatakan, pihaknya terus koordinasi dengan Puskesmas Kecamatan Cilograng, terkait vaksinasi usia pelajar terutamnya adanya urgensi kebutuhan vaksinasi untuk siswa atas nama Ratu Kristina Damayanti yang merupakan salah satu Calon pasukan pengibar bendera Kabupaten lebak Tahun 2021.

Selanjuntnya Azis juga menambahkan, Awal Agustus ini pihak SMK Yasmi akan menyelengarakan kegiatan Prakerin sehingga pihak SMK melalui wakil kepala bidang Humas, sekaligus meminta untuk vaksinasi bagi peserta prakerin.

“Pihak sekolah mendorong semua pendidik dan tenaga kependidikan termasuk siswa untuk di vaksin, agar kita segera bisa melaksanakan kegiatan tatap muka dan bagi yang terkendala kesehatan, kita jadwalkan ulang untuk tiga bulan kedepan, dan dengan kegiatan vakisinasi ini semoga tidak ada masalah yang timbul dan kita semua sehat walafiat. Serta yang paling terpenting adalah semoga pemerintah segera mengeluarkan peraturan, bahwa sekolah yang sudah vaksin bisa melaksankan kegiatan belajar tatap muka,” tambahnya.

Baca juga :RATU KRISTINA DAMAYANTI, SALAH SATU DARI 50 CAPASKA KAB. LEBAK TERPILIH TAHUN 2021

Salah satu tenaga pendidik SMK Yasmi, Ratna Nurhidayati mengatakan bahwa adanya upaya pihak lembaga yang dalam hal ini adalah kepala sekolah dengan mengupayakan vaksinasi adalah hal yang tepat, kordinasi dengan pihak puskesmas dalam penyegeraan vaksinasi untuk pendidik dan tenaga kependidkan serta siswanya. selanjutnya Ratna yang merupakan salah satu pendidk yang cukup akktif di medsos menyikapi banyaknya isu negatif yang beredar di medsos, Ratna menambahkan bahwa kita harus lebih bijak dalam mencerna semua informasi yang beredar terutama yang berasal dari media sosial, karena selalu saja ada oknum yang tidak bertanggung jawab dalam menyebarkan informasi hoax.

"Dengan vaksinasi ini semoga imun tubuh lebih kuat dan bisa lebih diminimalisir penularan covid 19 di lingkungan sekolah, dan kegiatan belajar tatap muka bisa segera dapat dilaksankan dalam waktu dekat, dan bagi sebagian orang masih ada keraguan untuk di vaksin, jangan takut, karena vaksinasi ini adalah bentuk ihtiar kita untuk menyudahi pandemi yang telah memakan korban jiwa serta melumpuhkan aktifitas masyarakat" jelasnya.

Ruhenah salah satu orang tua wali siswa atas nama Rika Rahmawati, yang pada kesempatan ini ikut dalam kegiatan vaksinasi yang diselengarakan pihak puskesmas dan sekolah mengaku, dirinya tidak punya pilihan lain meskipun pada dasarnya dia berharap anaknya bisa sehat secara alami dan tanpa vaksinasi.

“Yang terpenting adalah anak saya segera belajar tatap muka lagi seprti biasa, biar pintar, itu saja,” pungkasnya.


: tanpa label

JAJAK PENDAPAT

Informasi yang disajikan dalam situs ini menurut Anda ?