Selasa, 09-Mar-2021

Selasa, 24/11/2020 Utama 156 hits

Tim Gelora Muda Taekwondo

Cilograng (24/11) Taekwondoin SMK YASMI yang tergabung dalam Gelora Muda Taekwondo (GMT) menurunkan atlit terbaiknya pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Taekwondo Krakatau Poomsae Virtual Championship yang diselenggarakan oleh Krakatau Poomsae Banten pada tanggal 30-31 Oktober. Sesuai arahan dalam zoom technical meeting (Techmeet) yang diselenggarakan panitia pada, Kamis (15/10) lalu. Pengambilan video untuk babak penyisihan dapat dilakukan selama rentang waktu 5 hari pasca techmeet hingga 20 Oktober yaitu tenggat waktu pengunggahan video Poomsae peserta. Oleh karenanya, pada hari Sabtu (17/10) Taekowndoin SMK YASMI telah dilakukan pengambilan video untuk diunggah untuk disiarkan langsung pada semifinal nanti. Terkait, penayangan siaran langsung semifinal sekaligus penjuriannya dilakukan pada 30 Oktober dan untuk finalnya sendiri dilakukan pada 31 Oktober 2020. Kejuaraan ini sendiri di ikuti oleh lebih dari 1000 peserta yang tersebar di seluruh Indonesia, dan dalam kesempatan ini Team Taekowndo SMK YASMI bersama Tim Gelora Muda Taewkondo lainnya mampu meraih 4 medali dan 2 medali emas di raih oleh Taekwondoin SMK YASMI atas nama Citra Yulia Maharani dan Fatimatuzahro dengan kelas yang berbeda, sementara itu anggota Gelora Muda Taewkondo lainnya yang berhasil Meraih medali adalah atas nama A. Miftahus Sodiq dan Viska Fiducia Munandar.

Herman Akabrudin selaku pelatih Taewkondo SMK Yasmi ketika dihubungi smkplus.sch.id mengatakan bahwa, ini adalah prestasi yang kesekian kalinya di diraih oleh Gelora Muda Taewkondo dalam turnament secara virtual, dan ini artinya bahwa Gelora Muda Taekwondo cukup serius dalam mengikuti turnamnet seperti ini.

"Prestasi seperti ini meskipun bukan sebuah target dari anak-anak GMT khususnya, tapi ini merupakan sebuah bonus atas latihan-latihan yang selama ini anak-anak GMT ikuti, dan ini artinya juga bahwa demi sebuah prestasi diperlukan kesungguhan dalan mneraihnnya dan semoga ini bisa menginspirasi anak-anak GMT lainnya agar lebih serius dalam berlatih" tambahnya

Sementara itu dilain tempat, Fatimatuzahro mengatakan bahwa ada kebanggan tersebdiri atas perstasi yang di raih bersama teman-temannya ini, turnament yang dilaksanakan secara virtual ini pada dasarnya sama saja seperti turnament-turnamnet lainnya yang biasa dilakukan di sebuah tempat terbuka, butuh keseriusan dan kesungguhan untuk menampilkan gerakan pomsae yang terbaik karena dewan jurinya merupakan para praktisi taekowndo yang sudah malang melintang di dunia taekwondo.

"Hanya saja karena ini secara virtual jadi kita bisa lebih fokus tanpa ada rasa grogi tidak seperti ketika dilihat oleh juri secara langsung, apalagi peserta yang mengikuti turnament ini sangat banyak dan dikuti oleh perwakilan seleurh indonesia, alhamduliilah semoga ini bisa memotifasi saya agar bisa berlatih dengan lebih serius lagi"  pungkasnya.


: tanpa label

JAJAK PENDAPAT

Informasi yang disajikan dalam situs ini menurut Anda ?