Selasa, 09-Mar-2021

Juma't, 23/10/2020 Utama 177 hits

Berbagi pengalaman dengan Teh Nanda, Announcer NBS FM

Cilograng (23/10) Silpia Nurmalasari, Ramdan Hidayat, Dede Madan, Febby Awalia dan Intan Nuraeni yang tergabung sebagai Announcer YASMI FM melakukan Study Banding NBS FM Sukabumi, Rabu 21 Oktober 2020. Kegiatan study banding ini sendiri bertujuan untuk meningkatkan pengetahun para announcer YASMI FM dalam dunia broadcasting, dintaranya adalah bagai mana menjadi seorang announcer yang profesional sehingga kedepannya bisa menjadikan para announcer YASMI FM semakin hebat dan diperhitungkan

Andi Nuryani, Selaku Pembina Radio YASMI FM ketika dihubungi smkplus.sch.id mengatakan bahwa, tehnik siaran diradio itu tidak kaku dan selalu up to date sesuai dengan perkembangan jaman sehingga sangat diperlukan upskilling bagi para announcer agar bisa menghimbangi apa yang menjadi trend saat ini terutama harus bisa memahami apa yang di inginkan oleh pendengar radio, sehingga secara tehnik siaran mereka tidak monoton atau membosankan

"Secata tehnis, announcer YASMI FM sudah paham bagaimana menjadi seorang announcer yang baik dan benar, tapi ada gading yang tak retak kan? sehingga masih tetap diperlukan untuk berbagi (sharing) dengan para announcer yang sudah lebih dulu malang melintang di dunia broadcasting, agar para announcer YASMI FM tidak merasa "sudah bisa" sehingga mereka malas untuk meningkatkan skill mereka di dunia broadcasting" ujarnya

Sementara itu salah satu announcer Ramdan Hidayat, mengatakan bahwa kegiatan ini sangat penting dilakukan agar mereka bisa menambah pengalaman dan pengetahun terkait tehnik siaran yang baik agar nanti bisa membuat pendengar lebih nyaman dan terhibur ketika mendengarkan YASMI FM.

"Banyak sekali ilmu-ilmu baru yang kita dapatkan setelah sharing-sharing dengan beberapa announcer NBS FM sukabumi, mulai dari bagai mana menjadi seorang announcer yang menyenangkan, bagaiaman tehnik siaran yang baik dan benar sesuai dengan kaidah dunia anouncer dan sebagainya. Dan mudah-mudahan selepas kegiatan study banding ini, kami bisa lebih baik lagi dalam siaran, lebih bisa menghibur para pendengar setia, dan YASMI FM bisa menajdi radio terbaik di Lebak selatan" tambahnya

Baca juga: GURU SMK YASMI CILOGRANG GUNAKAN RADIO FM SEBAGAI MEDIA PROSES BELAJAR MENGAJAR SELAMA PANDEMI CONVID-19

Dilain tempat, Nanda salah satu announcer NBS FM mengatakan bahwa, secara tehnik announcer YASMI FM sudah dianggap mumpuni sebagai seorang announcer, cuma saja mereka harus lebih ke fokus ke pembentukan karakter masing-masing sehingga nantinya akan menjadi ciri khas masing-masing annoucer "Kren, secara usia yang masih muda mereka sudah mampu dan berani untuk tampil didepan umum meskipun secara on air, hanya saja mereka masih butuh sedikit jam terbang agar bisa siap dan tahan banting ketika menghadapi hal-hal yang bisa terjadi diluar perediksi, contoh karena yang dihadapi oleh kita adalah khalayak yang berbeda latar belakang dan pemikiran sehingga kita harus bisa menyikapi respon pendengar ketika on air secara baik dan bijak, jaangan sampai apa yang kita katakan dan sampaikan bisa menimbulkan hal yang tidak baik untuk pribadi kita ataupun lembaga yang kita tempati, dan terakhir teruslah belajar, jangan berpuas diri karena dunia announcer adalah dunia yang penuh tantangan tapi menyenangkan" pungkasnya


: tanpa label

JAJAK PENDAPAT

Informasi yang disajikan dalam situs ini menurut Anda ?