Kamis, 24-Sep-2020

Juma't, 01/05/2020 Pendidikan 260 hits

Suasana Ruang On Air Yasmi FM 107.7 Mhz

Cilograng (1/5) Nadiem Makaraim selaku mentri pendidikan kebudayaan Republik indonesia mengeluarkan kebijakan terkait Pandemi Convid-19. Kebijakana itu tertuang dalam Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pendidikan Dalam Masa Darurat Coronavirus Disease (Covid-19). Salah satu adalah Terkait belajar dari rumah, Mendikbud menekankan bahwa pembelajaran dalam jaringan (daring)/jarak jauh, dilaksanakan untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa, tanpa terbebani tuntutan menuntaskan seluruh capaian kurikulum untuk kenaikan kelas maupun kelulusan.

"Kami ingin menganjurkan bagi daerah yang sudah melakukan belajar dari rumah, agar dipastikan gurunya juga mengajar dari rumah untuk menjaga keamanan guru itu sangat penting," ucap Nadiem seperti yang dikutip dari nasional.tempo.co (27/03/2020)

Sementara itu, menyikapi kebijakan pemerintah terkait pembelajaran dalam jaringan (daring/red), Kepala Sekolah SMK Plus Miftahul ihsan Cilograng, Saepul Azis Permana.S.Pd,MM, ketika  dihubungi smkplus.sch.id mengatakan bahwa dewan guru SMK Yasmi Cilograng telah dan masih menyelengarakan kegiatan pembelajaran secara daring, dan tehnis proses pembelajaran sendiri diserahkan kepada guru pengampu pelajaran masing-masing.

"Sejauh pantauan kami, dewan guru SMK YASMI Cilograng sangat aktif dan kreatif dalam melaksakan kewajibannya sebagai tenaga pendidik selama pandemi convid-19, rata-rata mereka sangat familiar menggunakan aplikasi-aplikasi berbasis video conference seperti Zoom dan webex untuk kegiatan pembelajaran, dan sebagian lagi menggunakan fasilitas yang disediakan oleh google, seperti classroom google, ada juga yang melalui group wahtapss dan lain sebagainya. sehingga ketika terjadi wabah seperti ini, Alhamdulillah mereka tidak gaptek (gagap tehnologi/red)" ungkapnya

Selanjutnya, Saepul Azis Permana,S.Pd MM menambahkan bahwa selain penggunanan tehnologi masa kini seperti penggunana aplikasi video conference dan lain sebagainya, dirinya juga memberikan keleluasan bagi guru untuk mengunakan fasilitas Radio Komunitas Yasmi FM yang berfrequensi di 107.7 Mhz untuk digunakan sebagai media pembelajaran secara on air secara bergiliran sesuai jadwal pembelajaran. 

"Dengan menggunakan moda online dan on air sebagai sarana belajar insyaAllah bagi siswa yang tidak punya hp bisa belajar dengan lewat on air/siaran radio sekolah" Pungkasnya.

Dilain tempat, Andi Nuryani,S.Pd salah satu tenaga pengajar yang menggunakan fasilitas radio FM sebagai media proses belajar mengajar mengatakan bahwa segala tehnik dilakukan oleh guru agar proses belajar mengajar tetap berlangsung selama pandemi convid-19 tanpa memberikan beban berlebih kepada siswa tetapi tentunya harus ada pengalaman belajar juga yang didapatkan oleh siswa seperti yang diamanatkan oleh mendikbud.

"Saya mengunakan Radio FM sebagai media proses belajar mengajar bisa dikatakan sebagai variasi tehnik dalam mengajar saja sih, agar tidak monoton, karena sebelumnya saya menggunakan aplikasi berbasis video conference juga ,apalagi sekarang sudah mulai masuk bulan ramdhan, kalau kurang-kurangnya kita memberikan variasi metode pengajaran kepada kepada siswa, selesai tuh "rebahan" semua siswa" Pungkasnya.

: tanpa label

JAJAK PENDAPAT

Informasi yang disajikan dalam situs ini menurut Anda ?